Berikut beberapa pertanyaan dan jawaban mengenai Keaktifan Masyarakat dalam Kebijakan Publik.
1. Mengapa masyarakat harus aktif dalam Kebijakan Publik di Daerah dan apa keuntungannya bagi masyarakat?
Masyarakat
harus aktif dalam Kebijakan Publik karena masyarakatlah yang lebih tahu
apa yang menjadi kebijakan kebutuhan dan keinginan mereka dalam
kebutuhan sehari‐hari. Dengan adanya partisipasi masyarakat secara langsung dalam berbagai bentuk perumusan kebijakan publik akan berdampak positif pada masyarakat yang bersangkutan.
Hal ini dikarenakan masyarakat akan turut bertanggung jawab terhadap
berbagai kebijakan publik yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah
setempat, karena mereka dilibatkan secara langsung dalam perumusannya.
Jadi tidak ada lagi perasaan atau kesan, bahwa masyarakat tidak setuju
atau tidak tahu terhadap kebijakan‐kebijakan yang dikeluarkan tersebut.
- Melindungi, mengayomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat;
- Selaras dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.
Adapun
contoh partisipasi masyarakat dalam kebijakan publik diantaranya dapat
berupa membayar pajak tepat waktu, melaksanakan berbagai peraturan
daerah dan memberikan berbagai masukan dalam berbagai perumusan
kebijakan publik yang akan diberlakukan kepada seluruh masyarakat.
2. Sebaliknya, apa yang terjadi bila masyarakat tidak aktif dalam Kebijakan Publik di Daerah?
Bila masyarakat tidak aktif, maka akan dampak negatif yang dapat merugikan masyarakat, antara lain :
Perumusan kebijakan publik di daerah tidak memenuhi hak‐hak masyarakat secara menyeluruh.
Kebijakan publik itu bisa jadi tidak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat.
Kebijakan publik itu dapat tidak sejalan atau bahkan bertentangan dengan nilai‐nilai budaya masyarakat.
Contoh :
Pemda mengeluarkan peraturan agar masyarakat tidak membuang sampah ke
sungai, sedangkan masyarakat tidak mematuhinya maka sampah tersebut akan
menumpuk dan berbau tidak sedap, sehingga masyarakat juga yang
dirugikan karena lingkungan telah tercemar dan berbau tidak sedap.
3. Bagaimana cara pemerintah mewadahi dan memfasilitasi masukan masyarakat?
Untuk
mewadahi dan memfasilitasi berbagai masukan dari masyarakat, sudah
barang tentu diperlukan keterbukaan dari pihak Pemerintah Daerah maupun
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Keterbukaan
di sini dalam arti pihak eksekutif dan legislatif daerah mau
mendengarkan, menampung dan merumuskan pendapat atau masukan masyarakat
tersebut dalam kebijakan‐kebijakan
yang diambilnya. Jadi bukan hanya sekedar ditampung, tanpa
ditindaklanjuti lebih jauh. Manakala ada keterbukaan dari pihak
eksekutif dan legislatif daerah, maka akan menimbulkan motivasi atau dorongan atau semangat dari masyarakat untuk terus membangun daerahnya dengan cara melaksanakan berbagai aturan yang telah menjadi kebijakan publik.

0 komentar:
Posting Komentar